IAI Al-Fatimah Bojonegoro Bentuk Satgas Kampus Sehat Kawasan Tanpa Rokok
Senin, 07 September 2026 bertempat di Gedung Baru Kampus IAI Al-Fatimah Bojonegoro. Telah diselenggarakan Kuliah Dosen Praktisi yang bertemakan “Membangun Budaya Hidup Sehat di Kampus Bebas Rokok dan Vape”, serta Launching Pembentukan Satgas Kampus Sehat Kawasan Tanpa Rokok. Tujuan di bentuknya Satgas Kampus Sehat Kawasan Tanpa Rokok adalah dalam rangka untuk menjaga lingkungan kampus yang sehat dan bersih dari asap rokok dan vape maupun sejenisnya. Program tersebut di selenggarakan IAI Al-Fatimah adalah untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Nomor 15 Tahun 2025 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Kegiatan tersebut di ikuti kurang lebih 250 mahasiswa perwakilan dari beberapa program studi yang ada. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Al-Fatimah Bojonegoro, Bapak Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si. Rektor IAI Al-Fatimah Bojonegoro, Abdul Khamid, M.Pd. Wakil Rektor, Dekan, Dosen serta tenaga kependidikan yang ada di lingkup IAI Al-Fatimah Bojonegoro.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Wahyu Gianto, S.E., S.H., M.M. beliau adalah Kepala Kantor Cabang BPJS Kabupaten Bojonegoro. Di dalam kegiatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam membentuk budaya hidup sehat, aman dan produktif, termasuk hidup sehat terhindar dari asap rokok dan vape. Berdasarkan data yang beliau sampaikan bahwa, 18,4% remaja usia 15-24 tahun di Indonesia merupakan perokok aktif. Hal ini menyebabkan lebih dari 8 juta kematian setiap tahun di dunia (WHO, 2023) serta meningkatkan risiko penyakit jantung 2-4 kali lebih tinggi (Doll et al, BMJ 2004).
Di dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan launching pembentukan Satgas Kampus Sehat Kawasan Tanpa Rokok yang di ikrarkan secara langsung oleh drg. Sofan Solikin (Ketua Forum Kabupaten Sehat dan Direktur Rumah Sakit Muna Anggita) Kabupaten Bojonegoro. Terdapat 6 orang mahasiswa yang dilantik sebagai Satuan Petugas (Satgas) Kampus Sehat Kawasan Tanpa Rokok. Satgas tersebut memiliki tugas mensosialisasikan program kampus sehat kawasan tanpa rokok kepada seluruh warga kampus dan sivitas akademika. Dengan di bentuknya Satgas tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah perokok aktif di lingkungan kampus serta dapat menciptakan lingkungan kampus yang nyaman, sehat dan bersih.
