Berita

The Art of Hearing: Edukasi Konselor Sebaya dan Expressive Writing, Tema Besar PKL Psikoedukasi Prodi Psikologi Islam

Program Studi Psikologi Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan PKL berupa psikoedukasi bertema “The Art of Hearing: Edukasi Konselor Sebaya dan Expressive Writing”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Lapas Kelas II A Bojonegoro ini melibatkan dosen dan mahasiswa Prodi Psikologi Islam sebagai tim pelaksana, dengan peserta kegiatan adalah warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan membekali warga binaan pemasyarakatan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai konselor sebaya serta memperkenalkan teknik Expressive Writing sebagai media katarsis dan regulasi emosi. Melalui pembekalan tersebut, diharapkan para peserta mampu saling memberikan dukungan psikologis dalam lingkungan pemasyarakatan sehingga dapat mendukung proses pembinaan, meningkatkan kesehatan mental, serta menciptakan suasana yang lebih suportif di dalam Lapas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi “The Art of Hearing”, yaitu seni mendengarkan secara empatik sebagai salah satu keterampilan dasar dalam memberikan dukungan psikologis kepada sesama. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya mendengarkan tanpa menghakimi, menunjukkan empati, menjaga kerahasiaan, serta membangun komunikasi yang positif. Materi kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dasar konselor sebaya yang membahas peran, etika, dan batasan seorang konselor sebaya dalam memberikan pendampingan kepada rekan sesama warga binaan.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik Expressive Writing, yaitu teknik menuliskan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara bebas sebagai sarana mengekspresikan emosi secara sehat. Melalui praktik tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk mengenali kondisi emosional diri, mengelola tekanan psikologis, serta mengembangkan strategi adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalani masa pembinaan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta mengikuti seluruh rangkaian praktik yang difasilitasi oleh tim dosen dan mahasiswa.

Kaprodi Psikologi Islam IAI Al-Fatimah Bojonegoro, Yeni Rahma Dwijayanti S.Psi., M.Psi menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam memperluas kontribusi keilmuan psikologi bagi masyarakat. “Melalui kegiatan psikoedukasi ini, kami berharap ilmu psikologi tidak hanya berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga binaan pemasyarakatan. Kolaborasi dengan Lapas Kelas II A Bojonegoro menjadi wujud komitmen kami dalam mendukung pembinaan yang berorientasi pada penguatan kesehatan mental dan pengembangan potensi individu,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Lapas Kelas II A Bojonegoro, Giyono. SH
KASUBSI BIMKEMAS menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik sinergi yang terjalin bersama Prodi Psikologi Islam IAI Al-Fatimah Bojonegoro. Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan pembinaan warga binaan pemasyarakatan dan diharapkan dapat menjadi bekal positif dalam membangun kemampuan saling mendukung serta mengelola emosi secara lebih sehat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Prodi Psikologi Islam IAI Al-Fatimah Bojonegoro berharap kerja sama dengan Lapas Kelas II A Bojonegoro dapat terus berlanjut dalam berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung proses pembinaan, penguatan kesehatan mental, serta pemberdayaan warga binaan pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Please follow and like us:
Pin Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *