Akademik Berita

Field Study di Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro, Mahasiswa Tadris IPA Perkuat Kompetensi Sains Kebumian, Ekologi, dan Konservasi

Bojonegoro – Program Studi Tadris IPA Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di luar kelas (field study) di Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro pada Selasa (23/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan konsep-konsep teoritis dengan fenomena nyata di lapangan.

Field study tersebut mengintegrasikan beberapa mata kuliah, yaitu Sains Kebumian, Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA), Ekologi, serta Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan (KSDAL).  Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan pendampingan dan pemaparan materi dari Bapak Ade Teguh Priambodo selaku tour guide Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro. Dengan penyampaian yang komunikatif dan didukung informasi ilmiah, peserta diajak memahami kekayaan warisan geologi Bojonegoro beserta nilai ilmiah, edukatif, dan konservasinya.

Selain mengikuti sesi pemaparan, mahasiswa juga melakukan observasi terhadap berbagai koleksi batuan, fosil, peta geologi, serta media edukasi interaktif yang tersedia di PIG Geopark. Kegiatan observasi ini menjadi sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, mengembangkan keterampilan ilmiah, serta menghubungkan konsep-konsep IPA dengan kondisi lingkungan yang dijumpai secara langsung.

Ketua Program Studi Tadris IPA IAI Al-Fatimah Bojonegoro, Putri Nanda Agustin, M.Pd., menegaskan bahwa pembelajaran di luar kelas merupakan bagian penting dalam membentuk kompetensi calon guru IPA yang profesional.

“Pembelajaran IPA akan lebih bermakna ketika mahasiswa dapat mengamati secara langsung objek yang dipelajari. Geopark Bojonegoro merupakan laboratorium alam yang sangat kaya untuk mempelajari geologi, ekologi, hingga konservasi lingkungan. Pengalaman seperti ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep, tetapi juga melatih kemampuan berpikir ilmiah, menganalisis fenomena alam, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Harapannya, mahasiswa mampu mengembangkan pengalaman tersebut menjadi pembelajaran IPA yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan kehidupan peserta didik di masa depan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta. Diskusi interaktif bersama narasumber, observasi koleksi geologi, serta eksplorasi berbagai informasi mengenai Geopark Bojonegoro memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pelestarian warisan geologi sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti sesi pemutaran video edukasi di mini studio Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro. Melalui sajian audio visual yang informatif, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai proses geologi, kekayaan sumber daya alam, serta pentingnya menjaga dan melestarikan warisan bumi sebagai aset pendidikan, penelitian, dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan field study ini, Program Studi Tadris IPA IAI Al-Fatimah Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan konsep sains yang baik, tetapi juga mampu mengembangkan pembelajaran IPA yang berbasis potensi lokal, berwawasan lingkungan, serta berkontribusi dalam upaya pelestarian warisan geologi dan sumber daya alam Indonesia.

 

Please follow and like us:
Pin Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *