Berita

PKM Prodi Psikologi Islam Gelar Pelatihan Konselor Sebaya di SMA Plus Al-Fatimah Bojonegoro

Bojonegoro – Program Studi Psikologi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah Bojonegoro melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Konselor Sebaya bagi siswa SMA Plus Al-Fatimah Bojonegoro. Kegiatan yang berlangsung pada hari Jum’at, 20 Juni 2025 di aula sekolah SMA Plus Al-Fatimah diikuti oleh sejumlah siswa yang dipersiapkan menjadi agen pendamping dan sahabat bagi teman-teman sebayanya dalam menghadapi berbagai permasalahan remaja.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas siswa dalam memberikan dukungan sosial dan emosional kepada teman sebaya. Masa remaja merupakan fase perkembangan yang penuh dengan tantangan, baik dalam aspek akademik, sosial, maupun psikologis. Oleh karena itu, keberadaan konselor sebaya di lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk membantu siswa mengatasi berbagai persoalan secara lebih terbuka dan nyaman.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Plus Al-Fatimah Bojonegoro menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, program pelatihan konselor sebaya sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini yang menghadapi berbagai tantangan perkembangan, termasuk tekanan akademik, pergaulan, dan kesehatan mental.

Whorkshop Pelatihan Konselor Sebaya di SMA Plus Al-Fatimah
Whorkshop Pelatihan Konselor Sebaya di SMA Plus Al-Fatimah

Ketua Prodi Psikologi Islam ibu Yeni Rahmadwiyanti, M.Psikolog Program Studi Psikologi Islam menjelaskan bahwa konselor sebaya memiliki peran penting sebagai pendengar yang baik, pemberi dukungan awal, serta penghubung antara siswa yang membutuhkan bantuan dengan guru bimbingan konseling atau pihak yang lebih kompeten. Oleh karena itu, peserta pelatihan dibekali berbagai keterampilan dasar konseling yang sesuai dengan kapasitas mereka sebagai teman sebaya.

Materi pelatihan meliputi pemahaman tentang perkembangan remaja, konsep konseling sebaya, keterampilan komunikasi efektif, teknik mendengarkan aktif (active listening), empati, menjaga kerahasiaan, serta etika dalam memberikan bantuan kepada teman. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti berbagai simulasi dan role play untuk melatih kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang sering dihadapi remaja, seperti konflik pertemanan, kesulitan belajar, kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, hingga penggunaan media sosial secara sehat. Melalui kegiatan praktik dan simulasi, siswa memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan keterampilan konseling dasar kepada teman sebaya.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru mengenai cara membantu teman yang sedang mengalami masalah. Ia merasa lebih percaya diri untuk menjadi pendengar yang baik dan memberikan dukungan positif kepada teman-temannya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembentukan kelompok konselor sebaya SMA Plus Al-Fatimah Bojonegoro yang diharapkan dapat menjadi mitra sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan suportif. Para peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam pelatihan.

Melalui kegiatan PKM Pelatihan Konselor Sebaya ini, Program Studi Psikologi Islam IAI Al-Fatimah Bojonegoro berharap dapat berkontribusi dalam penguatan kesehatan mental remaja serta mendukung terciptanya budaya saling peduli, empati, dan gotong royong di lingkungan sekolah. Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya preventif dan promotif dalam mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik.

Please follow and like us:
Pin Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *