Berita

Tanpa Ujian Terbuka! Dua Pimpinan Akademik IAI Al-Fatimah Lulus Doktor dengan Publikasi Scopus

IAI Al-Fatimah Bojonegoro. Keberhasilan dua dosen sekaligus pimpinan kampus dalam menyelesaikan studi doktoral dengan predikat Cumlaude merupakan prestasi akademik yang bisa menjadi inspirasi bagi civitas akademika. Prestasi akademik dari kalangan dosen ditahun 2026 diraih oleh Dr. Armawati Hidayati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Rektor I serta Dr. Nanang Setiawan, SE., M.Ak. selaku Ketua LPPM IAI Al-Fatimah Bojonegoro.

Dr. Armawati Hidayati, S.Pd., M.Pd. berhasil menyelesaikan Program Doktor (S3) Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan IPK 3,97 dan predikat Cumlaude. Disertasi yang diangkat berjudul “Pengaruh Model Problem Base Learning (PBL) Berbantuan Peta Dengan Pendekatan Interdisiplin Dan Gaya Kognitif Terhadap Kemampuan Spasial Dan Berfikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII Pada Mata Pelajaran IPS Di SMP Plus Al-Fatimaah Bojonegoro.”

Penelitian tersebut dipertahankan dalam Ujian Tertutup Disertasi dan berhasil memperoleh nilai “A”. Luar biasanya lagi, Dr. Armawati H., S.Pd., M.Pd., dinyatakan lulus tanpa mengikuti Ujian Terbuka karena telah memenuhi syarat publikasi internasional berupa dua artikel terindeks Scopus. Dengan capaian tersebut, beliau berhasil menyelesaikan studi doktoral hanya dalam waktu 2 tahun 5 bulan, terhitung sejak Agustus 2023 hingga Januari 2026.

Prestasi serupa juga diraih oleh Dr. Nanang Setiawan, SE., M.Ak. yang menyelesaikan Program Doktor (S3) Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR). Dalam Ujian Tertutup Disertasi bulan April 2026, beliau berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Pengaruh Green Innovation Terhadap Organizational Performance Dengan Mediasi Digital Technology dan Moderasi Environmental Regulation dan Culture.”

Dr. Nanang Setiawan, SE., M.Ak. memperoleh nilai “A” dengan IPK akhir 3,92 dan predikat Cumlaude. Beliau juga dinyatakan lulus tanpa Ujian Terbuka karena telah mempublikasikan 11 artikel ilmiah internasional terindeks Scopus selama masa studi doktoral. Masa studi yang ditempuh pun tergolong sangat cepat, yakni hanya 2 tahun 8 bulan.

Keberhasilan dua doktor baru IAI Al-Fatimah Bojonegoro ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, budaya riset, serta publikasi ilmiah internasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas, amiin.

Please follow and like us:
Pin Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *